Tampilkan postingan dengan label makalah pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makalah pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2016

ANALISIS PERAN STRATEGIS KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS)

Revitalisasi kebijakan pemerintah tentang sistem pendidikan nasional berdampak pada perubahan sistem pengelolaan pendidikan yang bersifat desentralistik. Konsekuensi logisnya adalah dengan munculnya sistem pendidikan dengan model Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Manajemen Berbasis Sekolah diharapkan bahkan dipercaya oleh pemerhati pendidikan akan memberikan pengaruh terhadap perubahan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Salah satu kunci keberhasilan tersebut terletak pada peran dan fungsi kepala sekolah dalam mengimplementasikan model MBS tersebut. Sehingga kepala sekolah memiliki peran strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Sehingga sekolah harus mempersiapkan diri untuk bisa mengimplementasikannya sebagaimana diharapkan. Selengkapnya klik...http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1459
Share:

MENYOAL ADAM DALAM AL-QUR’AN DAN TEORI DARWIN (KAJIAN TEMATIK BERDASARKAN KATA-KATA KUNCI)

"ADAM itu bukan manusia pertama." Mendengar dan membaca kalimat tersebut, tentunya semua urat syaraf yang di kepala umat Islam akan menegang. Sebenarnya urat syaraf kepala tidak perlu tegang dengan tesis tersebut, karena akan menghabislan energi saja. Bukankah yang perlu dan lebih penting serta utama lagi untuk dilakukan (aulawiyyah) adalah Menyoal Adam dalam al-Qur'an kemudian membenturkannya dengan teori lain seperti Darwin. Bahwa yang lebih jelas dan kuat argumentasi atau dalilnya adalah yang akan tetap eksis dan yang lain fayadzhabu ghutsā-an.
Menyoal Adam dalam al-Qur'an di sini akan menggunakan metode penafsiran tematik dengan mengambil beberapa kata kunci. Diharapkan dengan metodologi seperti ini akan melahirkan makna dalam wajah baru atau paling tidak, pemahaman makna akan lebih mendalam (ta'mīq al-fahm). Dari kun fayakunnya Allah dalam penciptaan Adam terlihat bahwa persoalan Adam merupakan hak pribadi Allah; yang tidak dapat disamakan dengan manusia pada umumnya yang melalui proses keterlibatan ibu dan bapak. Proses penyempurnaan penciptaan manusia adalah tempat untuk mendudukkan teori evolusi Darwin, namun tidak dalam arti horizontal vertikal, tetapi hanya horizontal saja sehingga menganut teori evolusi terbatas adalah jalan dan sikap bijak. Selengkapnya klik...http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1460

Share:

Senin, 08 Agustus 2016

EKSISTENSI PENDIDIK DALAM PEMBERDAYAAN PENDIDIKAN ISLAM

Pada hakekatnya, proses pendidikan merupakan proses aktualisasi potensi diri manusia. Sistem proses menumbuhkembangkan potensi diri itu telah ditawarkan secara sempurna dalam sistem ajaran Islam. Hal ini yang pada akhirnya menyebabkan manusia dapat menjalankan tugas yang telah dibebankan Allah. Manusia dicoba didewasakan dan di-insānkāmil-kan melalui pendidikan sebagai elemen yang berpretensi positif dalam pembangunan kehidupan yang berkeadaban. Pendidikan Islam dalam prosesnya harus berlangsung secara konsisten dengan nilai-nilai, karena Islam sebagai agama wahyu mengandung sistem nilai yang menjadi pedoman hidup umat manusia dalam segala bidang termasuk bidang pendidikan. Dari pemikiran ini, maka pendidikan merupakan tindakan sadar dengan tujuan memelihara dan mengembangkan fitrah serta potensi (sumber daya) insani menuju terbentuknya manusia seutuhnya (insān kāmil). Oleh karena dasarnya yang demikian, salah satu aspek penting dan mendasar dalam pendidikan adalah aspek pendidik. Pendidik merupakan spiritual father bagi peserta didik yang menjadi sumber ilmu dan moral untuk membentuk peserta didiknya menjadi orang yang berilmu, berakhlak mulia, dan mengembangkan seluruh potensi peserta didik, baik potensi psikomotor, kognitif maupun afektif.  Potensi tersebut harus dikembangkan secara seimbang sehingga eksistensi pendidik dalam pemberdayaan pendidikan dapat tercapai dan dapat melaksanakan fungsi kekhalifahannya di muka bumi dengan baik.  Selengkapnya klik...http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1893
Share:

IMPLIKASI WACANA GENDER DALAM MEDIA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM

Gender merupakan salah satu wacana penting untuk didiskusikan dalam ranah akademik dan wacana sosial. Dalam kancah sosial wacana ini tidak sehangat apa yang didiskusikan dalam ranah akademik. Hal ini terlihat ketika persoalan-persoalan gender tidak begitu mendapat perhatian yang cukup proporsional di kalangan masyarakat. Namun demikian dengan terbukanya akses media, wacana gender kerap mendapat perhatian tidak hanya dikalangan akademisi bahkan juga sampai kepada kalangan non-akademis untuk tidak mengatakan masyarakat kelasa bawah. Dengan gencarnya media me-warta-kan wacana gender tersebut, semua pihak merasa bertanggungjawab menjelaskan persoal-persolan gender tersebut. Tulisan ini mencoba menguraikan beberapa wacana gender yang sebenarnya persoalan klasik tetapi menjadi menghangat ketika media “ikut campur” dalam menangani dengan cara yang tidak proporsional. Persoalan tersebut akan menjadi tumpang tindih ketika tidak dilihat dengan kacamata agama baik secara normatif maupun empiris-historis yang nantinya akan berimplikasi terhadap dunia pendidikan.  Selengkapnya klik...http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1894
Share:

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI LEMBAR KEGIATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (LKPBM)

Keterampilan berpikir kritis perlu dikuasai oleh setiap orang karena dapat digunakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dalam pengambilan keputusan yang bijaksana dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa pun diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih dibandingkan dengan siswa SMA atau pun SMP. Berkaitan dengan hal tersebut, seorang dosen dituntut untuk mampu menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa.  Lembar Kegiatan Pembelajaran Berbasis Masalah (LKPBM) merupakan lembar kegiatan mahasiswa yang dikemas sedemikian rupa dalam strategi pembelajaran berbasis masalah. Terkait dengan upaya peningkatan kemampuan berpikiri kritis, LKPBM dapat digunakan sebagai media alternatif.  Selengkapnya klik...http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1895
Share:

PEMBACAAN TEKS-TEKS AGAMA

"Teks" muncul dari sebuah atau serangkaian tanda. Secara sederhana kita bisa mengatakan bahwa segala sesuatu yang ada, adalah teks. Ketika sesuatu itu ada, maka ia dicirikan dengan tekualitasnya, sebab teks tidak lain adalah rajutan atau jaringan tanda-tanda yang kemudian menghasilkan serangkaian makna. Akan tetapi disini, tanda harus dibedakan dengan makna. Tanda adalah bentuk materialnya, sedangkan makna adalah aspek mental yang berupa kesan, konsep atau ide yang ditimbulkan oleh tanda, material. Kesatuan tanda dengan maknanya adalah "sistem tanda". Tulisan ini akan berusaha mengurai bentuk pembacaan teks-teks agama. Selengkapnya http://ejournal.kopertais4.or.id/index.php/elhikam/article/view/1919
Share:

Recent Posts

Labels